Musik
Musik, rajutan benang-benang nada yang tersulam dengan rapih sehingga menghimpun aura keindahan. Dengan komposisinya yang tepat, disertai tiupan penjiwaan sang komposer, nada-nada didalamnya menjadi memiliki ruh dan hidup, memanggil-manggil setiap penikmatnya melalui telinga-telinga mulia titipan Ilahi, langsung menghujam kedalam hati dan menenggelamkan mereka kedalam lautan makna yang ingin disampaikan sang komposer. Tidak jarang kita terbawa suasana oleh sebuah lagu, lagu yang membawa kita melintasi dimensi ruang dan waktu yang dibangkitkan oleh benak kita. Kita kembali merasakan kebahagiaan yang menyegarkan membawa sejuta harapan, atau kembali merasakan mencekamnya sebuah perkelahian, bahkan mungkin membawa kita kembali menikmati semerbak harum romansa, lalu menenggelamkan kita dalam samudra kesedihan yang luas, dalam, dingin dan gelap, mengiris jiwa meremukkan batin.
Musik memiliki kekuatan luar biasa, karena ia ber-resonansi terhadap hati manusia, setiap dinamikanya seperti memiliki pelatuk yang siap memicu dimensi emosi manusia. Dalam crescendo-nya yang membakar membara meledak-ledak, ataupun redaman diminuendo yang menghantarkan kedamaian. Setiap nada memanggil jiwa dan setiap panggilan yang dikenali akan segera dijawab oleh jiwa dengan menjiwai jasad.
Bumi, tempat tinggal berbagai makhluk, dimana setiap makhluknya memiliki jiwa, bahkan pada hakikatnya setiap makhluk yang hidup maupun mati memiliki jiwa, jiwa yang selalu bertasbih kepada sang pencipta. Bahkan bumi sendiripun memiliki jiwa yang selalu bertasbih, mendoakan setiap perbuatan baik.
Jiwa-jiwa yang ada didalam jasad alam jagat raya, akan menjawab panggilan dari nada yang dilantunkan oleh sang komposer sejati, nada yang ditiupkan oleh malaikat suciNya melalui sangkakala pada hari Akhir, nada yang menggetarkan setiap materi hingga luluh lantak di seaentero alam semesta, nada yang menerbangkan gunung-gunung bak dedaunan, nada yang meluruhkan gravitasi sehingga mengaduk setiap galaksi, nada yang memanggil yang dicipta kembali kepada sang pencipta.
Semoga kita temasuk orang-orang yang menjawab ketika dipanggil olehNya, semoga hanya kerinduan yang ada di dalam hati kita sehingga tidak ada rasa takut akan getaran panggilanNya. Amien.
Pandanganku |Leave a Reply